Blog Tembus 200K, Aku Bahagia!


Bahagianya receh banget ya. Gapapa deh daripada pura-pura bahagia padahal aslinya enggak bahagia. Tapi pura-pura bahagia itu penting juga sih, contohnya waktu kamu coba masakan bikinan pacar yang enggak enak tapi kamu terpaksa bilang enak biar doi seneng. Aih.

Sebenarnya ini pencapaian yang membanggakan, sekaligus nyesek. Kenapa gitu? soalnya udah lima tahun ngeblog tapi pengunjung masih segitu-segitu mulu sedangkan temen blogger yang seangkatan udah tembus sejuta bahkan lebih. Amazing ya kalian. Salut banget sama blogger yang kayak gitu. Berdedikasi penuh bikin postingan yang bikin pengunjung betah baca di blognya.

And meanwhile, me :


But hey! Still im proud of myself. And no, ini bukan pura-pura bahagia. Bahagia bukan karena jumlah pengunjung, tapi karena kerelaan kalian yang mau buka blog ini (dan membacanya) di blog yang terbilang enggak ada apa-apanya ini. Pencapaian ini sekaligus buat janji kedepan untuk selalu rajin ngeblog dan memerangi musuh terbesar yang selalu melekat di setiap jiwa-jiwa blogger di dunia ini : MLZ. MALEZ. M A L E Z. 

Dan aku selalu kagum sama blogger-blogger yang enggak pernah males dan rajin buat branding blog mereka dengan konten-konten yang berkualitas. Seperti contohnya satu dari beberapa blogger inspirasiku ini :


Gracemelia.com

Sudah tau blogger mommy satu ini? She's definitely a supermom! Mbak grace ini pendiri rumah rubella yang sampai sekarang aktif dan giat mengedukasi ke masyarakat tentang bahaya Rubella dan pentingnya vaksin pada anak. Aku selalu suka baca blog beliau, karena gaya tulisannya yang enak dibaca dan rajin posting. Dan anehnya, tiap postingan baru beliau selalu saja ada bahasan baru yang enggak ngebosenin.

Suatu hari aku pernah tanya beliau lewat DM Instagram sebuah pertanyaan "Mbak kok bisa rajin nulis, rahasianya apa sih?" dan beliau memberi link ini. Setelah baca, aku baru ngeh sama jawabannya : PASSION. Kalau memang kamu suka sesuatu hal dan  dilakuin berulang-ulang bikin kamu seneng, itu dia passion. Mungkin apa yang aku alami sekarang, passion ku belum aku dalami secara benar dan fokus di bidang menulis.


"Passion adalah sesuatu yang bikin kita excited dan motivated. Walau waktu nya mepet, kita bakal sempet-sempetin gimana pun cara nya. Saat ada difficulties, kita bukan nya yang jadi down lalu malas atau nyerah, tapi kita bakal tertantang untuk menaklukan kesulitan itu. Passion juga bisa ngeboost semangat untuk bikin target atau inovasi baru. Otak rasanya muter terus, tapi anehnya nggak bikin capek, justru antusias. Dan ketika tantangan teratasi dan target terpenuhi, rasanya puas as as as as af."


Wow. Aku merasa tersodok dengan kata-kata tersebut. Momen seperti itu pernah aku rasakan waktu awal ngeblog saat masih SMA. Inget nggak sih, dulu lagi booming blognya Raditya Dika yang sering nulis cerita konyol yang kocak abis (berharap banget sih beliau mau nulis blog lagi). Dari situ aku ikut-ikutan bikin blog dan nulis apapun itu, mulai dari puisi, curhatan sampai soal sejarah beserta jawabannya (enggak paham juga kenapa dulu kepikiran nulis gitu). Jadi sepulang sekolah, mampir dulu ke warnet buat setor tulisan, terus pulang deh. 

Dulu, enggak kepikiran sama sekali tentang pengunjung, tetek-bengek SEO, ranking Alexa DA PA dan angka-angka statistik lainnya. Dulu cuma kepikiran : nulis karena hepi, udah itu doang! Sementara temen yang lain hepi pacaran dan pamer hape baru, aku hepi karena nulis. Dari situ, mulai tumbuh benih-benih passion nulis.


Setahun kemudian setelah kuliah, aku memutuskan buat hapus blog tersebut dan branding blog baru, dan jadilah blog ini. Namun sayangnya, sekarang aku seperti melupakan jati diri seorang blogger karena aku menulis bukan karena hepi tapi karena sebuah tuntutan. Tuntutan deadline. Selain deadline, rasanya jadi malas dan ogah-ogahan buat nulis. And now, i just realized that. :'((
 
Sekarang, karena sudah 200 ribu kali pembaca pernah mampir di blog ini, sebagai tuan rumah aku harus memanjakan para tamu yang singgah. Ibaratnya rumah, kalau rumahnya kosong, berantakan dan si pemilik rumah enggak ramah, kalian bakal males juga kan berkunjung? Maka dari itu, mulai sekarang mulai berbenah dan renovasi rumah, agar kalian nyaman berkunjung di sini. Terus apasih rencana kedepannya? 

***


Blog Lifestyle atau Brosur Iklan?

Ya, pertanyaan ini cukup menohok hati. Sebagai blogger, kita harus punya satu niche atau tema yang spesifik untuk blog yang kita tulis. Tujuannya agar pembaca bisa fokus ke satu bahasan ketika membuka blog kita. Misal blog si A tentang otomotif, maka isinya tentang gimana cara memperbaiki mesin atau merawatnya. Sama juga seperti blog kuliner, blog traveling, dan lain sebagainya.

Lalu, blog ini nichenya apa? Lifestyle blog. Atau orang-orang menyebutnya sebagai "Blog gado-gado". Berisi segala jenis bahan dan topik dalam satu blog. Blog dengan niche seperti ini sering mendapat tawaran kerjasama dari beberapa brand, karena niche yang universal dan bisa dimasukkan topik apapun ke blog. Dan aku terperangkap dalam kata "apapun" itu.

Bukan menyalahkan brand, namun kurangnya pemikiranku ini yang membuat blogku terasa seperti "Brosur Iklan". Setiap tawaran kerjasama, tanpa ba-bi-bu melihat brand apa, langsung setuju dan ambil. Terkadang kurang relevansi antara image dengan brand membuat pengunjung jadi bingung, seperti contoh saat aku pernah menulis tentang sebuah produk bersih-bersih dapur padahal selama ini jarang bersih-bersih. Dalam kasus seperti ini, penulis dipaksa memutar otak untuk "menyambungkan" aktifitas kita dengan brand tersebut. Loh, tulisan fiktif dong? Iya. Sedih ya, demi uang harus nulis begitu? Well, and i think im not the only one.

Gusti sudah ngatur rejeki masing-masing. Dan meskipun itu rejeki, kedepannya aku bakal nolak apabila ada tawaran brand yang tidak relevan bagiku. Di blacklist juga monggo, karena masih ada rejeki lainnya. Dan kalau ada brand yang klop, selamat, kita berjodoh <3


Kok Serakah Banget?

I think i push myself too hard.

Image Handikoo.com di mata blogger lain, pasti karena sebuah pernyataan "eh itu yang sering menang terus ya". Of course im proud, tapi lama-kelamaan aku  capek. Ikut satu lomba blog itu bener-bener menguras otak dan tenaga. Kasian sama tubuh, diam-diam rusak karena keserakahan buat pengen selalu menang. Dan juga, blog ini lama-kelamaan isinya lomba blog mulu. Kayak yang aku omongin sebelumnya, udah jauh banget dari jati diriku sebagai blogger. 

So, what should i do? Balance. Tidak terlalu menggebu-gebu ikutan semua lomba. Juga diimbangi dengan konten tulisan lainnya yang berkualitas, bukan cuma posting untuk lomba saja yang dimaksimalkan. Semangat~


Make A List

Aku pernah ngelihat tweet blogger dari Pekalongan, namanya mbak Innnayah yang waktu itu lagi upload foto kertas penuh coretan yang isinya list-list judul postingan gitu yang harus ditulis selama sebulan. Dan hampir semuanya udah tercoret! Itu artinya, beliau selalu konsisten nulis dari apa yang dia list sebelumnya. Apa yang aku pelajari adalah : Harus K-O-N-S-I-S-T-E-N.


Sebagai mahluk yang gampang terdistraksi, konsisten itu susah. Mau ngelakuin ini, terus terdistraksi sama hal lain dan keasyikan, terus yang sebelumnya ditinggal. Gitu-gitu aja terus sampai Godzilla punya anak. Imbasnya blog ini jadi terbengkalai.

Jadi aku mau mulai bikin list gitu, semacam to-do-list yang harus dilakuin. Sebenernya banyak banget ide yang bisa diangkat buat postingan baru. Misal kemarin abis nonton bioskop, terus sebelah ada yang berisik dan bikin KZL. Terus muncul deh judul "5 Hal Nyebelin saat Nonton Bioskop". Terus waktu pulang, mampir dulu ke Hokben, muncul lagi "Review Varian Baru Hokben, Enak Abis!". Seru deh kayaknya, hal-hal kecil di sekitar bisa diangkat jadi tulisan~

***



Melihat angka-angka statistik tentang blog kita memang menyenangkan, dan kita sering banget dengar orang bilang, "Duh alexa turun, harus rajin nulis ah!", "Gile, PA gue turun drastis. Nulis yang banyak lagi deh" dan pernyataan dalam benak lainnya yang menginginkan angka tersebut menjulang naik drastis.

Namun, sudahkah kamu menulis dengan benar-benar menulis tanpa adanya iming-iming angka statistik tersebut? Aku mau coba, demi tamu-tamu yang singgah di rumahku ini. Dan tolong, jangan bawa tangan kosong ketika mampir, minimal tinggalkan sebuah komentar. Karena si empu rumahnya haus pengen dikomentarin wkwk.

P.S : Kalian ada metode atau cara unik apa sih biar enggak males nulis di blog? Share di kolom komentar dong~

CONVERSATION

36 komentar:

  1. Asyik bener nih nulisnya, mengalir banget, plong ya rasanya 😂

    Aku juga punya list judul2 atau ide2 buat ditulis di blog, hmm tapi masih belum konsisten kayak mbak innayah
    Hmm semoga segera bisa bangkit buat konsisten 💪💪

    ReplyDelete
  2. Hal yg sama aku rasain ttg konsistensi Dikoo. Di grup bloger ciwi ciwi jg ngerasain hal yang sama. Trus buat latihan disiplin, kami lagi bikin semacam challenge kaya ODOP gitu tapi bedanya kami 3 hari sekali postingnya selama bulan agustus ini. Hihihi.... soalnya klo sehari sekali ga sanggup. Two thumbs up buat temen2 yg ikut ODOP. Trus yg mangkir ada hukuman posting foto telinga dijewer di FB yang kami sebut "foto penyesalan". Aku pernah baca kalau komitmen yang dinyatakan di muka umum (kaya artikel diko ini) atau dinyatakan bersama-sama. Bakal lebih besar kemungkinannya dipenuhi. Soalnya jadi menyangkut HARGA DIRI.... hahaha.... semoga kita makin baik yaaaa blognya ;) semangat!!!!

    ReplyDelete
  3. ada pesan tersembunyi yang sangat menarik dan bikin aku ingin berkata.. eta terangkanlah :D

    jadi aku bukan inspirasi kamu gituuuu???

    ReplyDelete
  4. Selamaat mas dikooo uda tembus 200K. Aku aja 100 K belum wkwkwk

    Dalem banget ya postingan ini. Satu merasa ada beberapa poin yg menohok banget karena pas sama kondisi diri sendiri, dua sudah saatnya berbenah diri dan lebih rajin membuat postingan di blog.

    Keep writing, keep sharing. Masih belum balance sama kesibukan sekolah dan ngeblog. Hiks, i should push myself harder. Fultilt!

    ReplyDelete
  5. Saya blogger pemula, masih harus terus berlari mengejar teman-teman yang di depan. Terima kasih suntikan semangatnya.

    ReplyDelete
  6. Itu dia aku males klo blogwalking ke kamu, isinya brosur dan lomba doang ahahaha. Yaudah klo uda sadar. Lanjutkan!

    ReplyDelete
  7. Kalau Mami Grace emang panutan deh �� mulai dari masalah niche, termasuk ambil job yg ada hubungannya dg tema blog, jadi pembelajaran saya juga kok ��

    ReplyDelete
  8. jujur aku menikmati tulisanmu yang ini Dikoo, bukan karena ada akunya juga sih hehe.tapi ya karena lebih berasa personal. kan males kalau main ke blog isinya iklansama lomba (yang hard selling). sebenernya menerima iklan dan ikut lomba itu ga masalah asal tetap bikin nyaman pembaca kok.

    ayolah ditulis itu hal2 ringan termasuk drama yang waktu itu ke surabaya hahahah

    ReplyDelete
  9. tulisannya inspired , klo saya suka kepikiran seperti kamu, ada ide, mo buat tulisan tapi sampe sekarang belum nulis nulis h ehe

    ReplyDelete
  10. Selamat ya Diko. Jujur aja, seperti yang ditulis, aku kalo mikir soal blog ini, ya sama, "blog yang menang lomba mulu." :D tapi ya bagus, itu kan prestasi juga.

    Semoga makin kece di kemudian hari.

    Omnduut.com

    ReplyDelete
  11. Kamu keren kok. HANDIKOOO. AKU juga ngefans sama kamu. Masih muda tapi kreativitasnya tinggi banget

    ReplyDelete
  12. Istirahat dulu kalau lagi bosen, gak mau maksa.Otak butuh piknik, hehehe

    ReplyDelete
  13. Ah saya masih jauh dr angka itu
    Mau konsisten dulu

    ReplyDelete
  14. Ah..aku 200 kapan ya, Mas? hahaha..Tapi untuk ide, sudah mulai oke nih..Secara ibu rumah tangga, hari itu ada apa bisa jadi ide postingan..jadi bisalah sekarang seminggu 2 atau 3 kali ( maunya tiap hari tapi...-alesaaan..-kwkwk). Btw, nggak apa-apa toh klo menang lomba mulu, prestasi itu...:)

    ReplyDelete
  15. Seneng banget baca postingan ini! Jadi bisa bercermin buat diri sendiri. Bener juga, akupun ngerasa jenuh campur lelah menulis yang berbau iklan walau ngga sering. Kadang kita ngerasa itu harus diambil tapi di sisi lain ngerasa susah menulis seperti apa yang bener-bener mau ditulis. Kayak kehilangan jati diri gitu. Ahseek :D. Baidewei salut untuk semua prestasi blogmu, Diko. Keep blogging, ya! Semangaaaaat...

    ReplyDelete
  16. selamat yaa Dikoo :)

    blognya keren banget *jempol*

    ReplyDelete
  17. aku juga nulis klo dapet mood meski ide berseliweran persis kang Diko misal lagi ngapain terus gmn tapi memang klo dari aku niatnya min sebulan ada 6/8 tulisan hehehe jadinya ga tentu. Memang klo mba Gesi rajin banget plus iya temanya ga bikin bosen ada aja yang baru :)

    ReplyDelete
  18. I FEEL YOU. Dan aku pun baru saja menuliskannya di blog.

    ReplyDelete
  19. Aku ngisi blog buat dokumentasi. Kalo pergi ke kota apa suka nyatet ada apa aja di sana. Biasanya catetannya ilang. Kalo ditulis di blog, peristiwa beberapa tahun lalu masih bisa diinget lagi. Aku batesi sponsor dan lomba. Cuma ikut lomba kalo kategorinya aku suka. Trus biasanya untuk sponsored post aku ngajuin beberapa syarat. Kalo ga sesuai mending engga. Supaya ga nyampah.

    ReplyDelete
  20. Begitu merasa blog ada pembaca, bahagia itu selalu ada meski sedikit sekali mereka yang datang. Semangat terus, Diko :)

    ReplyDelete
  21. 200k yg liat ko? Wah mantep tuh, selamat ya. Semoga semangatnya terus dijaga buat ngeblog. Semoga hadiah-hadiahnya terus nambah. Semoga nanti jadi salah satu blogger ganteng setelah ane. Dan semoga blognya terus awet sampai nanti nanti nanti.

    ReplyDelete
  22. Ikutan lomba, Kalau hadiahnya adalah yang dipingin, bisa jadi motivasi, lho, mas.

    ReplyDelete
  23. Semangattt!

    Sayapun sedang coba bangkit dari malas-malasan itu. So far yang cukup membantu untuk saya adanya jadwal posting. Senin bertema Sosial, Rabu isinya Review dan Kamis saatnya mellow atau berbunga-bunga dengan puisi. Kesukaan saya semua.. 😊😊

    ReplyDelete
  24. Kalo ada ide meskipun baru topik aja buru2 dicatet daripada ilang 😁

    ReplyDelete
  25. Wah tembus 200k selamat mas Handikoo, salam kenal dari aku yang masih belajar untuk konsisten sama niche blognya ��

    ReplyDelete
  26. Mas dikooo nyentil aku banget ini tulisan , jd langsung berpikir iyaa jugaa yaa massa mau selamanya isi blog aku brosur iklan sih... Hemm mau ikut coba ngelist kaya mbak innayah akh .. lagi belajar fokus di 1 blog khusus traveling & kuliner ... Selamat mas dikooo tembus 200

    ReplyDelete
  27. Saya suka tulisan Diko yang kayak gini nih. Padat. Dan tumben juga saya baca sampai selesai.

    Namun, sudahkah kamu menulis dengan benar-benar menulis tanpa adanya iming-iming angka statistik tersebut?

    Sudah belum ya? Hiks. *nanya diri sendiri

    ReplyDelete
  28. Wah Dikoo, ga nyangka dimention di sini secara aku aja ngefans sama kamu hahahahaha. Thanks yah, Dikoo. Anyway, ada yang mau aku sharing in. Aku WA aja yah. Hehehe. Congrats for the 200K!

    ReplyDelete
  29. Habis baca tulisan ini, saya langsung tengok pageview blog dan ternyata jumlahnya kecil banget. Sudah lebih dari setahun tapi pengunjung hanya 50k

    ReplyDelete
  30. diko... emang citra "diko ikut lomba..mesti blog nya menang lagi" sering mewarnai obrolan di WA hahaha.. sama halnya yg sekarang langganan menang. sory, bukan kita iri atau gimana ya diko...tapi terbersit juga di otak kita "oh... ngeblog cuma buat ngelomba aja..." tuh kan.... maaf ya :(

    dulu 2009 aku ngrasain banget asyiknya ngeblog tanpa memikirkan job, tukeran link , DA, PA. tapi sekarang blogsphere emang udah bergeser...

    semangat terus ya diko.

    ReplyDelete
  31. Sama banget Diko, yang terinspirasi dari Raditya Dika. Padahal mah nulisnya receh banget ya. Adek-adeknya, kucing, dan hal keseharian lainnya. Makanya pengeeen banget ngeblog begitu lagi. Yang santai-santai wae. Beneran nggak terbebani ada yang baca apa enggak, DA PA alexa bodo amat, yang penting kunulis maka kuhepi, hehehehe.

    ReplyDelete
  32. Dulu pas awal-awal ngeblog aku bener-bener bingung mau membangun niche apa.
    tapi semakn berjalanya waktu akhirnya aku nemu niche yang i think its fun, yap Travelling !
    dan sekarang alhamdulillah i have more 400k Views :)
    Ga tau harus bangga atau begimana but this is amazing sih :)

    ReplyDelete
  33. Mantaps For 200k nyaaaa, semoga makin menanjak kedepannya

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, link hidup akan dihapus. Terimakasih sudah membaca :)