#AksiSehatCeria Melawan Darah Rendah

#AksiSehatCeria Melawan Darah Rendah

"Yakin mau lanjut? Wajah lu pucet banget asli!"

Saya cuma geleng-geleng kepala. Terik siang hari kala itu semakin panas, sedangkan saya harus meliput suatu acara blogger di luar ruangan. Sebenarnya saya sudah capek luar biasa dan badan rasanya seperti tak ada tenaga. Namun karena profesionalitas, saya tetap lanjutkan kerjaan saya.

Semenit kemudian pandangan mata berubah : samar-samar dan muncul kunang-kunang. Kepala saya berat seakan ada batu di atasnya. Badan saya linglung, tak berdaya dan kemudian pingsan. Badan saya roboh ke tanah. Teman saya sigap membopong badan saya masuk ke dalam ruangan.

Saya ingat saat siuman, saya berada di tempat tidur dan pertama yang saya hirup adalah aroma obat-obatan. Waktu itu saya ada di puskesmas, tempatnya nggak jauh dari lokasi acara yang saya liput. Beberapa waktu kemudian muncul seorang pria separuh baya mengenakan jas putih datang, menyambut saya dan menjelaskan kenapa saya pingsan.

"Karena darah rendah mas."

Deg! saya otomatis langsung kaget. Kenapa tekanan darah saya rendah? Seingat saya dulu, tekanan darah saya normal. Tidak rendah, tidak juga tinggi. Saya mengingat kembali, terakhir kali saya periksa tekanan darah sekitar setahun yang lalu. Jadi, apakah selama setahun ini gaya hidup saya yang salah?

***

Berawal dari kejadian pingsan itu, saya langsung bergidik ngeri. Seumur hidup saya belum pernah yang namanya pingsan, dan rasanya sangat nggak enak. Berawal dari kejadian itu pula, saya langsung browsing tetek-bengek tentang penyakit darah rendah lengkap dengan ciri-cirinya. Pokoknya, harus segera dibasmi!

Seperti infografis di atas, semua ciri-ciri itu pernah saya rasakan semua dalam rentang waktu yang berdekatan, bahkan dalam satu hari. Setiap bangun tidur, badan rasanya seperti daun yang jatuh dari pohon : lemes dan lunglai kebawa angin. Persis seperti itu badan saya, kayak nggak ada tenaga sendiri buat jalan.

Tatapan mata saya pun seperti tidak fokus dan kayak orang kebingungan. Teman-teman bilang saya mirip zombie : muka pucat dan keliatan ngga ada semangatnya. Saya sering juga ngerasa kehausan, padahal setiap saat selalu minum.

Sebenarnya, apa sih penyebabnya? Banyak sekali pemicu-pemicunya. Dimulai dari gaya hidup yang nggak sehat, pola makan yang berantakan, kurang gerak dan lain-lain. Tekanan darah rendah ini ibarat bom waktu. Ketika kita mulai hidup tidak sehat, maka secara perlahan bibit-bibit itu bakal tersimpan dan bom! Akhirnya muncullah penyakitnya. Awalnya ngga kerasa, lama-kelamaan mulai menyerang. Diam-diam menghayutkan. Saya menyebutnya, si silent killer.
Saya menemukan fakta yang menarik, bahkan jauh mengerikan : Ketika tekanan darah tidak cukup untuk mengalirkan darah ke organ tubuh, organ tubuh tersebut tidak dapat bekerja dengan baik dan dapat mengalami kerusakan baik yang bersifat sementara maupun permanen. Darah rendah bisa menyebabkan resiko penyakit jantung.

Saya bergidik ngeri. Detik itu juga, saya nggak mau gini-gini terus. Pokoknya harus hidup sehat dan punya badan yang bugar!

***

Saya menamakan aksi ini, dengan #AksiSehatCeria. Jadi untuk menjadi sehat itu nggak susah dan bisa dilakukan dari hal-hal kecil kok. Mari saya ceritakan perubahan saya, dimulai dari yang pertama : Olahraga.

Jujur, saya jarang sekali yang namanya olahraga. Saya lebih memilih tidur-tiduran sambil nonton drama korea daripada harus capek-capek olahraga. Ngapain sih olahraga itu? Kenapa harus gerak ini-itu padahal lebih enak tiduran di kamar? begitulah mindset saya dulu.

Ibarat mesin motor yang jarang dipakai, maka lama-kelamaan komponen motor itu bakal rusak dan pada akhirnya nggak bisa dipakai. Seperti itu yang saya rasakan. Tubuh saya jadi lemah dan nggak bertenaga, ujung-ujungnya : tekanan darah rendah. 

Ketika memulai aksi ini, yang pertama pasti saya buang jauh-jauh rasa malas buat olahraga. Kemudian saya mulai olahraga yang menurut saya asyik : sepedaan dan renang. Meskipun saya nggak jago renang, saya ngerasa badan menjadi segar setelah renang. Berlaku juga saat sepedaan.

Mindset saya ubah : Olahraga itu nggak melulu tentang keringetan dan capek. Olahraga itu bisa ayik dan bermanfaat! Sekarang, badan lebih bertenaga dan nggak loyo lagi. 

Selain olahraga, saya juga mulai beraktvitas yang membutuhkan gerakan badan. Hitung-hitung olahraga kecil, salah satunya seperti bercocok tanam :

Menanam itu asyik, ketika mengaduk tanah atau menyiram tanaman, semua badan ikut bergerak dan akhirnya akan berkeringat. Saya sengaja memilih menanam tomat, karena buah ini punya kebaikan alami yang ada di dalamnya dan baik buat orang dengan tekanan darah rendah. Loh kok bisa?


***

Selain tomat, ada buah dan sayur lain yang punya kebaikan alami untuk mengontrol tekanan darah. Ini juga yang menjadi alasan kenapa saya mulai menanam benih-benih tomat di pekarangan rumah saya, agar nantinya saya bisa mengkonsumsi secara rutin buah ini.

Kalau sebelumnya olahraga itu nggak melulu tentang capek, di edisi #AksiSehatCeria kedua versi saya adalah mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin. Makan buah dan sayur juga nggak melulu rasanya pahit dan enak, karena bisa banget kok di mix dengan menu lain. Salah satunya seperti ini :


Saya suka menu ini. Perpaduan kol merah dicampur tomat, lalu dicampur mayonaise menciptakan menu ngemil yang segar dan juga menyehatkan. Saya sering ngemil menu ini saat mengerjakan tugas atau saat membaca buku. Sekali lagi, makan sayur dan buah itu bisa seayik dan seenak itu kok.

***


#AksiSehatCeria yang terakhir adalah minum air putih. Dengan minum air putih secara teratur bisa mengontrol tekanan darah rendah serta mengurangi resiko dehidrasi. Selain itu juga jangan lupa untuk donor darah karena manfaat donor darah banyak sekali. Untuk selengkapnya bisa baca di DokterSehat. Semoga bermanfaat. :)

Post a Comment

  1. Good luck buat lombanya Diko :)

    ReplyDelete
  2. Menjalani hidup sehat itu memang penting banget, biar gak menyesal dikemudian hari. Mengingat zaman sekarang ini, jenis penyakit bermacam-macam.

    ReplyDelete
  3. Wah sama dong, aku juga suka renang Dik. Banyak banget manfaat dari olahraga cardio yg satu ini, salah satunya membuat kita merasa bahagia yess.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, link hidup akan dihapus. Terimakasih sudah membaca :)

Author

Handikoo

Hello there!

I'm Handiko Rahman Pebrianto and just call me Diko. Absolutely awkward, proudest of nerd and geek. Serious Blogger.

Semarang, Indonesia.
click here to know more about me (also for partnership)
Contact : Handikorp@gmail.com

Subscribe

Terbaru

dumet School

Followers