September 15, 2020

Liburan ke Umbul Sidomukti saat Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Seru Banget!


Setelah piknik ke Bukit Cinta Rawa Pening dengan pemandangan danau yang cantik, hasrat pengen dolan masih belum tercukupi. Pasca ngelihat daftar destinasi wisata Kabupaten Semarang yang udah lolos rekomendasi ujicoba operasional di era New Normal (bisa lihat di sini), rasanya hati pengen keliling wisata dari satu ke wisata lain. Sungguh sepertinya hamba ini haus dolan~


Jujur loh, awalnya aku sedikit parno buat liburan saat pandemi gini. Pandemi kok liburan? Emang  nggak bahaya ya? Pikirku dalam hati. Namun semua anggapan itu ditepis jauh-jauh ketika aku mencoba liburan ke Bukit Cinta Rawa Pening. Destinasi wisata di Kabupaten Semarang udah menerapkan protokol kesehatan yang bener-bener sangat ketat, ini yang membuat aku sebagai pengunjung merasa aman dan nyaman selama piknik.

Jadi, mau dolan kemana lagi, Diko? 

Setelah menimbang-nimbang (dari segi jarak yang dekat, wisata yang seru dan of course budget yang sedikit karena aku lagi bokek hemat) akhirnya ku putuskan liburan ke Umbul Sidomukti, Bandungan! Ku pikir-pikir juga, karena kemarin udah wisata alam melihat danau, sekarang pengen melihat gunung dan lembah.

Selamat datang kakak~
Perjalanan menempuh jarak sekitar 20km dengan waktu kurang lebih 45 menit dari rumahku (Jatingaleh, Semarang). Oh iya, salah satu alesan kenapa aku suka liburan ke Kabupaten Semarang itu karena lokasi rumahku deket sama Kab. Semarang. Tinggal motoran naik dikit, udah sampai deh~


Setelah sekian abad (baca : 4 tahun) rasanya itu rinduuu banget dolan ke Umbul Sidomukti! How time flies. Terakhir ke sini itu waktu masih jaman-jaman kuliah. Ceritanya dulu dolan bareng mantan pacar, terus selang seminggu hubungan kami putus. Sungguh momen yang bikin nyesek. Untung sekarang udah move on. Eh ini kenapa jadi curhat, mohon maaf mari kita lanjut cerita liburannya.

Sempet sedikit shock waktu berangkat ke sini, karena jalanan di daerah Bandungan udah dicor semen tebel, beda banget seperti 4 tahun lalu yang masih rusak dan bolong dimana-mana. Nah, buat kamu pengguna motor matic, harap hati-hati ya karena jalan menuju Umbul Sidomukti ini sangat menanjak. Pastikan rem berfungsi, mesin dalam keadaan baik dan pajak motor udah dibayar (loh).

"Mas saya tembak dulu ya", canda Bapaknya
"Satu tiketnya 5 ribu Mas", kata Mbaknya malu-malu
Seperti wisata sebelumnya yang udah aku kunjungi, destinasi wisata Umbul Sidomukti pun punya protokol kesehatan yang terbilang ketat loh guys. Sebelum masuk ke area wisata, kita akan dicek suhu tubuhnya dengan termometer tembak (batas maksimal 37,5 derajat celcius). Pengunjung juga harus wajib pakai masker. Nggak pakai? Ngga boleh masuk! Harus disiplin, jangan bandel! *kenapa jadi emosi ini*

Dari pengamatanku, semua petugas di sini sudah kooperatif dalam menjalankan tugasnya. Mereka pun mengenakan atribut kesehatan yang lengkap, mulai dari masker, sarung tangan sampai face shield.

Harga tiket masuk dibanderol seharga 5ribu rupiah saja per orang. Sangat affordable bagi orang-orang yang mencari liburan hemat. Aku saranin datang sewaktu weekdays ya guys (senin sampai jumat) untuk menghindari keramaian. Ingat loh, tetap social distancing antar pengunjung!


LIBURAN DIMULAI!
Setelah parkir motor dan membayar parkir sebesar 2ribu rupiah, aku melangkah menuju pintu masuk. Di sini ada petugas yang menyuruh tiap pengunjung buat cuci tangan yang di tempat yang udah disediakan. Ada edukasi poster tentang langkah-langkah mencuci yang benar, jangan lupa diikuti ya~

Cuci pakai sabun ya guys bukan cuma air doang
Tuh, tiap sudut ada poster edukasi tentang do and dont selama di sini
Setelah cuci tangan yang bersih, aku menuju pintu masuk. Awalnya ku pikir bakal bayar lagi ternyata enggak, karena karcis yang udah di beli sebelumnya (yang harganya 5ribu) itu include Umbul Sidomukti. Wah langsung sumringah. bahagianya hati ini kalo wisata terjangkau~

Ketika masuk kita juga diawasi oleh petugas dari mulai proses cuci tangan sampai mengenakan masker yang benar. Setelah yakin semua aman, barulah pengunjung diperbolehkan masuk. Memang ribet ya guys tapi gapapa kok, ini biar sama-sama enak untuk semua pihak. (baik pihak diri sendiri, pengunjung lain maupun pengelola tempat wisata itu). Kalo sama-sama manut itu enak, ya tho?


SPOT MENARIK UNTUK FOTO
Apalah arti sebuah liburan tanpa poto-poto terus dipamerin di media sosial? Karena sejatinya selain ingin share informasi tentang tempat wisata, dalam lubuk hati terdalam kita juga pengen pamer kebahagiaan kita di medsos. Eits tapi ini bukan pamer yan negatif loh, justru pamer kebahagiaan biar menular kebahagiaannya ke temen-temen~

Ini bagus spotnya buat poto ala-ala di dunia imajinasi gitu
Aku kasih tahu ke temen-temen pembaca setia blogku, kalau di Umbul Sidomukti itu banyaaak spot-spot buat poto yang lucu-lucu dan gemes. Contohnya ya ini, padahal belum terlalu masuk udah disuguhkan spot yang kece dengan pohon-pohon pinus yang tumbuh lebat dan rindang di kiri kanan jalan. Mirip-mirip scene di film Alice in Wonderland gitu.

Poto ala-ala di rumah hobbit
Ada tempat duduk yang unik. Bentuknya atapnya segitiga
Ada kuda yang bisa ditunggangi (tentu bayar)
Loh kok ada kuda? Iya dong. Ternyata oh ternyata ada fasilitas menunggang kuda. Asli seru banget pasti, kapan lagi bisa jalan-jalan menikmati keindahan gunung dan lembah dengan naik kuda? Untuk tarif maupun berapa lama aku kurang tahu, namun bisa ditanyakan langsung ke Bapaknya yang memandu kuda. Kalau mau foto-foto kuda doang boleh loh (tanpa ditunggangi) tapi izin dulu sama si empunya.

Buat informasi, biar kalian para pembaca bisa merasakan sensasi kesejukan di area Umbul Sidomukti, wisata ini berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut alias dataran tinggi dengan hawa yang dingin! Bahkan ketika aku datang pukul 10 pagi aja rasanya sejuk sekali.  

Jalannya bagus terawat
Selama berjalan di sepanjang jalannya, banyak tanaman hias yang tumbuh dengan lucu-lucu. Kalo misal ada pengunjung yang hobi tanaman mungkin bakal bahagia banget. Ada tanaman aglonema yang lagi ngetren banget, ada juga tanaman kaladium dengan corak merah dan hijau yang cantikkk (dan mahal). Ditata sedemikian rupa jadi cantik buat dipandang.

Keindahan tanaman hias itu tentu cuma bisa kita pandang aja, karena nggak boleh dipetik maupun diambil. Karena ada papan peringatan berisi "siapa saja yang mencabut dan membawa tanaman akan didenda 10x lipat". Nah loh, makanya jangan asal metik ya guys, jadilah pengunjung yang baik hati seperti aku *halah*

Uji adrenalimu di sini, brooo!
Kapan lagi coba flying fox diskon jadi 18rb doang
Mmmm... tinggi juga ya flying fox-nya *langsung ciut*
Umbul Sidomukti adalah destinasi wisata yang siap menguji adrenalimu, dengan wahana-wahana yang cukup ekstrim. Sebenarnya salah satu alasan aku memilih Umbul Sidomukti karena ingin bermain wahana ini, tapi ternyata setelah liat langsung... kok serem ya guys bagiku :'(

Dengan berat hati (walaupun flying fox lagi diskon jadi 18 ribu doang) akhirnya aku membatalkan naik wahana tersebut. Padahal udah membayangkan bakal seseru itu. Buat kamu yang suka tantangan, wajib coba semua wahana ini yah!


SELALU JAGA KEBERSIHAN YA!
Selalu dan selalu, tak henti-hentinya mari kita tumbuhkan kebiasaan cuci tangan dengan sabun setiap waktu! Jangan nunggu nanti-nanti, pokoknya selalu intens cuci tangan~

Airnya dingiiin
Di berbagai sudut udah disediakan tempat cuci tangan
Wisata Umbul Sidomukti ini udah menyiapkan banyak fasilitas cuci tangan lengkap dengan air mengalir dan sabun cuci tangan di berbagai spot-spot area wisata loh. Sebagai pengunjung yang taat dan disiplin terhadap protokol kesehatan, sering-seringlah mencuci tangan yaa~ 

Banyak juga tempat sampah
Selain kesehatan diri sendiri, sebagai pengunjung juga kita diwajibkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan membuang sampah pada tempatnya. Fasilitas tong tempat sampah banyak, bisa ditemukan dimana-mana. Jadi jangan alasan buat buang sampah sembarangan yah~  


PEMANDANGAN YANG INDAH
Beberapa langkah lebih ke dalam, aku menemukan sebuah restoran dengan desain yang menarik dan pusat souvenir dan oleh-oleh (sayangnya ketika aku datang sedang tutup) 

Desain interiornya lucu
Di sini banyak bunga-bunga bermekaran

Ada bangku kayu memanjang menghadap pemandangan alam
Ada marka X artinya tidak boleh ditempati
Wow, ternyata sekarang jauh sangat berbeda dari 4 tahun lalu. Sekarang sudah banyak bangku kayu yang memanjang mengikuti ketinggian permukaan tanah. Langsung menghadap ke pemandangan pegunungan dan hamparan hutan yang hijau. Romantis banget, pengen rasanya kapan-kapan ngajak pacar ke sini (doain aja dulu).

Tanaman hias di sini pun juga terawat baik dan diletakkan dengan aestetik. Bahkan aku cukup terkejut ketika melihat tanaman favoritku, rosemary tumbuh subur di pekarangan taman. Semerbak aromanya bercampur dengan bunga lain dan aroma kayu pinus. Sungguh momen yang mendamaikan hati.

Satu yang membuatku tertarik, setiap bangku diberi tanda X untuk menjaga jarak antar pengunjung satu dengan lainnya. Tanda X artinya tidak boleh diduduki ya teman-teman. Salut dengan pengelola wisata yang memikirkan hal seperti ini.

 
SENSASI MAKAN DI RESTORAN
Hal romantis lainnya adalah : makan berdua di lantai 2 restoran sambil menikmati pemandangan kolam renang alami dan background pegunungan dan hutan. Aduh, so sweet sekali!

Restorannya bagusss
Bahkan meja makan ada marka X untuk menjaga jarak

Pemandangan dari restoran lantai 2
Bisa jajan kecil untuk mengganjal perut juga
Menu makanan yang bisa kamu coba
Restoran di Umbul Sidomukti punya 2 lantai. Lantai pertama dekat dengan kolam renang alami, atau lantai kedua menghadap pemandangan pegunungan dari atas. Silahkan pilih sesuai seleramu. Pendapat pribadi, aku lebih suka yang lantai 2 karena pemandangannya jauh lebih kece. Oh iya, semua meja makan pun diberi tanda X sebagai jarak yaa jadi misal kamu datang rame-rame, pastiin jangan mengisi tanda X itu


FASILITASNYA LENGKAP!
Menurutku, suatu tempat wisata bisa dikatakan memenuhi standar kepuasan pengunjung itu diliat dari kamar mandi dan mushola. Dan ternyata, fasilitas di Umbul Sidomukti terbilang bersih dan nyaman!

Ada banyak gazebo untuk istirahat
Di bawah pun masih disediakan kantin buat jajan~
Tanda toilet jelas untuk dilihat
Mushola dengan protokol kesehatan

Menariknya desain toilet dan mushola berkonsep tradisional dengan tembok batu bata. Mushola dan toilet berada di paling ujung selatan, yang kalo kamu mau menuju sana, melewati taman buatan yang cantik lengkap dengan tanaman hias. Sungguh memanjakan mata banget! Semua fasilitas ini tentu punya protokol kesehatan yang wajib dijalankan ya guys, seperti contohnya jarak ketika beribadah dan jarak antri saat di toilet.


LIBURAN SERU!
Kalau dihitung, ini adalah liburan keduaku setelah di era New Normal. Kedua destinasi wisatanya sama-sama berlokasi di Kabupaten Semarang, dan sama-sama menerapkan protokol kesehatan yang sangat KETAT. Kita, sebagai pengunjung, harus bijak dan taat juga terhadap semua protokol kesehatan yang sudah diatur. Biar apa? biar sama-sama nyaman dan aman saat liburan. Ingat teman-teman, selalu jaga kesehatan dan taati protokol kesehatan selama liburan ya!

Habis ini, Diko mau liburan kemana lagi nih? Rahasia!

1 comment:

  1. Pemandangannya indah banget..aku belum sempat eksplorasi Umbul Sidmomukti ini..

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, link hidup akan dihapus. Terimakasih sudah membaca :)

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search