Ini Rencana Liburan Impian Kami Bareng Traveloka, Seru Banget!


"Bro, bulan depan traveling ke Jogja yuk, sekalian healing time gitu lah," ujar salah satu pemuda itu sambil menyeruput americano ice yang ia pesan. Mereka berdua sedang nongkrong di salah satu kafe di Semarang, rutinitas weekend anak muda yang tak pernah absen. Terik matahari terasa panas, namun tak melunturkan semangatnya untuk pergi liburan.

"Ayo, siapin itinerary sama duit dari sekarang yuk," balas pemuda satunya. Tampak keletihan menyelimuti tampang mereka berdua. Pekerjaan yang menumpuk ditambah deadline tanpa henti adalah alasannya. Namun saat membahas liburan, raut muka gembira terpancar dari keduanya. Liburan adalah jawabannya.


Ngomongin soal liburan, aku adalah orang yang hobi banget traveling! Pokoknya selalu happy banget menjelajahi hal-hal baru yang belum pernah aku coba. Paling asyik itu sewaktu menentukan sendiri destinasi wisata mana yang mau dikunjungi, hotel untuk menginap, sampai kuliner yang mau diincip. Traveling dengan caraku sendiri itu yang paling the best ๐Ÿ‘

Beruntung, aku punya sahabat yang sama-sama punya passion untuk jalan-jalan. Beruntungnya lagi, kami berdua punya persamaan soal liburan; suka wisata alam, suka makanan yang manis, dan yang penting suka liburan dengan budget yang terjangkau. Lumayan loh punya partner jalan-jalan, selain punya temen ngobrol, bisa sharing cost biar lebih hemat wkwk... ๐Ÿ˜œ 

Kenalan yuk! Namanya Koko
Sahabat sekaligus partner yang bisa aku andalkan saat jalan-jalan


Ada pepatah bilang: "kalo mau lihat karakter asli seseorang ajaklah traveling bareng". Saat traveling pasti banyak drama terjadi, misal ban bocor, ketinggalan kereta, atau insiden tak terduga lainnya. Dari situ akan terlihat seperti apa sifat orang itu, apakah bisa menyelesaikan dengan kepala dingin, atau memilih untuk mementingkan ego sendiri.

Nah, kalo kami berdua ini tipe orang yang easy-going dan memikirkan solusinya bareng-bareng. Pokoknya liburan harus dibawa happy, walaupun ada kejadian yang nggak mengenakan, dibawa happy terus aja!

Selama hampir 8 tahun sahabatan, sampai detik ini kami sering pergi liburan bareng. Meskipun dengan kesibukan masing-masing, kami tetap menyempatkan short escape dari penat kerjaan dan pergi liburan.

Jujurly bingung banget kalo disuruh memilih liburan yang paling berkesan, karena ada banyak banget! Namun setelah berunding, kami memutuskan inilah daftar liburan versi kami yang paling memoriable:

Throwback di pertengahan tahun 2020 saat kita memasuki era new normal, beberapa tempat wisata mulai dibuka. Salah satunya Pantai Gunung Kidul, Yogyakarta. Tanpa pikir panjang kami langsung let's go! Waktu itu kami berdua sedang rindu dengan debur ombak pantai sambil melihat matahari terbenam. Ceileh! ๐ŸŒ…

Coba lihat deh, the most beautiful sunset i have ever seen! ๐Ÿงก Semburat matahari bikin spektrum warna langitnya begitu cantik, sampai terpesona sendiri liatnya!

Oh iya, sembari menunggu momen sunset tiba, kami sempatkan bermain-main di pantai. Pasirnya begitu lembut dan bersih banget! Cuaca sore itu juga sedang cerah, seolah alam sedang merestui liburan kami kala itu. Selepas capek main, kami sempatkan makan seafood lobster, cumi saos balado pedas, dan sayur cah kangkung yang segar di gubuk sambil liat pemandangan pantai. Subhanallah, nikmat bener!

Tapi... ada juga momen tak terlupakan setelahnya: kami berdua kehujanan!

Saat perjalanan pulang, hujan mulai turun. Kami panik karena malam mulai tiba, sedangkan jalanan mulai gelap tanpa ada lampu. Buat kamu yang tahu daerah Gunung Kidul pasti bisa bayangin gimana seramnya. Sepanjang jalan, kanan kiri cuma ada hutan yang gelap gulita seperti masuk dunia lain. Suasana tiba-tiba mencekam. Sambil ngebut, kami cuma bisa baca-baca doa dan berharap pulang dengan selamat. Nggak papa deh basah kuyup, yang penting jangan sampe ada kejadian horor! ๐Ÿ‘ป

Selain anak pantai, kami berdua juga sama-sama anak gunung (meskipun belum pernah naik gunung sih, tapi ada rencana kok!). Bagi kami, gunung itu menyimpan pesona tersendiri di balik kemegahannya. Nah, akhir tahun 2021 lalu kami memutuskan nge-trip untuk melihat dua gunung iconic di Jateng : Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. ✌

Tepatnya ada di daerah Desa Selo, Boyolali. Desa ini unik banget, karena persis ada di antara dua gunung. Dari arah timur, kalo kamu tengok sebelah kiri ada Gunung Merapi, tengok sebelah kanan ada Gunung Merbabu. Pokoknya cantik banget, apalagi desa ini punya suasana yang sejuk dengan pepohonan hijau yang asri. ๐ŸŒณ

Ngomongin soal sejuk, di kawasan ini ada banyak kafe dengan bangunannya yang aestetik dan menu yang enak-enak. Memanggil remaja jompo (kayak aku) yang umurnya masih muda tapi sering pegel-pegel, cobalah wedangan di sini, dijamin badan langsung seger! Kalo soal cemilan, favorit kami adalah tempe mendoan yang dimakan waktu anget-anget. At the end, tempat ini selalu bikin kangen untuk dikunjungi lagi dan lagi. 

Kami juga punya kesamaan suka mempelajari sejarah dan budaya (apalagi tentang Jawa dan Kerajaan Mataram). Kami paling excited kalo pergi ke museum yang di dalamnya banyak ilmu baru, atau ke situs-situs candi yang ada sejarah panjangnya. Menurut kami sejarah itu asyik dipelajari, banyak pula hal-hal positif yang bisa kita teladani. ๐Ÿ˜Ž

Fun Fact: saking cintanya dengan budaya Jawa dan ingin tetap melestarikannya, kami berdua dilantik menjadi Abdi Dalem di Keraton Surakarta Hadiningrat loh. ๐Ÿ’š

Setiap kunjungan wisata sejarah dan budaya di berbagai tempat itu berkesan banget, seperti di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Cepuri Parangkusumo, Lawang Sewu, Candi Songo, dan banyak lagi! Sudah waktunya anak muda seperti kita ini untuk turun tangan melestarikan sejarah dan adat istiadat budaya kita. Setuju nggak guys? ๐Ÿ˜Š

Liburan tanpa mencicipi kulinernya itu bagai sayur tanpa garam, bagai rhoma tanpa irama, bagai cengar tanpa cengir, yang intinya kulineran itu wajib banget bagi kami!

Banyak kuliner udah kami coba dari berbagai daerah. Ada yang rasanya enak pol, ada juga yang kurang cocok di lidah. Setelah berunding, ini sebagian kecil kuliner favorit kami berdua:
  • Jajanan yang bikin nagih: Batagor di Braga (4), Es Dawet Ayu Tape Ketan di Boyolali (5), Es Pisang Hijau di Makassar (8)
  • Kuliner dari luar negeri: Horchata khas Meksiko (1), Bibimbap khas Korea Selatan, Misua Tahu Telur Asin khas China (9), Meatballs khas Prancis (10)
  • Masakan yang rasanya unik: Coto Makassar (7), Nasi Liwet Solo (3), Miago Pangsit (6)

Percaya nggak percaya, berdasarkan pengalaman kami, makan enak itu bisa bikin mood kita jadi baik loh! Ada keseruan setiap kami mencari dan mencoba kuliner baru, apalagi saat menemukan kuliner yang cocok di lidah kami berdua. Wisata kuliner jelas menjadi momen berkesan saat liburan.

Menginap di hotel itu nggak sekadar rebahan di kasur lalu tidur aja, tapi bagi kami ada sensasi seru saat memilih staycation di sebuah hotel dengan konsep yang unik. Beberapa hotel di antaranya seperti ini:
 
Kami sempat speechless saat pertama kali menginap di sebuah hotel berbintang 5 di Bandung. Fasilitasnya mewah sekali, pelayanannya ramah banget, juga kasurnya super empuk. (bahkan kasur terempuk yang pernah aku coba deh!

Lalu kami pernah menginap dengan konsep unik, seperti cottage tradisional yang bentuknya seperti joglo, hotel super-mini dengan konsep kabin yang surprisingly nyaman, juga yang paling terbaru menginap di hotel yang ada di tebing pantai (ini best banget!) ๐Ÿ˜

Sama halnya dengan kuliner, memilih hotel untuk staycation pas liburan itu seru banget! Saat mencari hotel, kami punya rumus jitu: harga yang murah, ada keunikan di hotelnya, dan yang paling penting nyaman dan bersih. (dan pokoknya jangan horor aja sih!)

Kalo dipikir-pikir, kenapa kami berdua bisa klop 
kalo liburan bareng mungkin karena ini:


HAPPY adalah kunci utamanya sobat-sobatku. Inti dari liburan itu mencari kesenangan, jadi semisal ada drama-drama di dalamnya segera hempaskan!

Alasan lain karena kami punya persiapan tentang budget. Memang urusan duit itu sensitif, makanya kami membahas paling awal soal budget. Mau menginap hotel yang berapaan? sharing cost berapa-berapa? sampai urusan nanti makan bayar sendiri-sendiri atau dibayarin dulu baru diganti juga diomongin di awal.

Selain itu itinerary sudah kami persiapkan dengan matang. Emang sih liburan yang spontan itu seru, tapi liburan versi kami itu semua tujuan wisata harus jelas (jangan sampai zonk saat tiba di tujuan) mulai dari harga tiket, jadwal buka wisata, sampai fasilitas wisatanya ada apa aja. Fun fact bagi kami, membahas itinerary selalu bikin lupa waktu, asyik lah pokoknya ๐Ÿ˜

Nah, poin terakhir yang bikin liburan kami selalu berkesan: bikin konten yang seru! Selain buat kenang-kenangan, proses bikin konten pas liburan itu penuh tantangan!


Akhir-akhir ini aku lagi suka bikin konten "A Day in My Life". Itu loh, seperti mini-vlog berbentuk portrait yang menceritakan keseharian si pembuat. Memang ribet sih prosesnya, namun setelah liat hasilnya jadi seneng! Bisa jadi kenang-kenangan dan bisa kasih rekomendasi ke orang lain tentang liburan seru versi kami. Kontennya seru, informasinya bermanfaat! ๐Ÿ˜†

Belakangan ini aku sering bikin konten ini (tentu dibantu sama temenku Koko) dan upload di medsosku. Mulai dari TikTok, Instagram reel, sampai twitter. Seiring berjalannya waktu, banyak respon positif dan dukungan dari temen-temen untuk bikin lagi. Sekarang jadi makin semangat ngonten! 


Semoga di tahun 2023 ini aku menjadi pribadi kreatif 
yang punya banyak-banyak ide buat bikin konten liburan. Aamiin ๐Ÿ˜€


Dari sekian banyak kota yang pernah kami kunjungi, 
kami punya liburan impian ke........


Ngomongin soal Malang dan Batu, kami selalu gregetan sama dua kota ini. Bukan karena ada apa-apanya dengan kotanya, tapi gregetan karena kami SELALU punya rencana mampir ke sana tapi cuma berakhir wacana. Pokoknya selaluuu aja nggak jadi-jadi!

Padahal kalo mau jujur, Malang dan Batu udah ada di wishlist kami sejak tahun 2015 alias jaman-jaman kami berdua masih kuliah ๐Ÿ˜ฑ. Bayangin, selama 8 tahun mimpi itu cuma jadi wacana doang tanpa realisasi. Maka dari itu, tahun 2023 ini HARUS segera diagendakan ke Malang dan Batu! ๐Ÿ’ช

Kalo kamu tanya emang kenapa kok pengen ke situ?
Ini loh alasannya.......


Kata temen-temen kami yang pernah mampir ke Malang dan Batu, banyak kuliner yang enak-enak dan legendaris. Dari sekian banyak kuliner, kami berdua penasaran banget pengen coba Bakso Malang! Kira-kira rasanya sama nggak ya sama Bakso Malang keliling yang sering aku beli? Apalagi disantap sama suasana yang sejuk, hmm... nulis ini sambil bayangin jadi laper! ๐Ÿ˜‹

Selain kuliner, ternyata banyak wahana yang harus dicoba. Salah satunya Jatim Park 2 dengan kebun binatang yang super luas dan fasilitasnya lengkap banget. Saking penasarannya, sampai kami liat review orang lain di Youtube dan TikTok, sebagus itu kah?

Dan alasan terakhir yang mungkin agak receh... pengen denger langsung bahasa ngalam alias bahasa walikan khas Malang yang tersohor itu. Jujur kami curios karena ini unik banget! Misal "Saya" jadi "Ayas" dan "Selamat" jadi "Tamales". Penasaran pengen ngobrol pakai bahasa walikan di Malang langsung. ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜†


Lalu kami berdua berdiskusi panjang lebar menyusun itinerary 
liburan kami selama di Malang dan Batu. Hasilnya seperti ini......

Seperti yang udah aku bahas di awal, cara kami memilih destinasi wisata tujuan itu sangat terperinci guys. Dari harga tiket yang terjangkau, sampai apa aja yang menarik terutama untuk liburan berdua. Kami pun juga menyusun itinerary lengkap sampai detail waktunya (yup, proses ini bikinnya seru banget!) ๐Ÿ˜

Sekarang mari kita bahas jadwal liburan 
dari hari pertama sampai hari kelima!


Halooo Arek Ngalam! Hari pertama paling cocok untuk... berburu makanan yang enak! Setelah kami banyak browsing soal kuliner di Malang dan hasil rekomendasi beberapa temen, kami memutuskan mau coba sarapan dengan Sate Komoh (yang katanya legendaris dari tahun 1925 itu!)

Saat sore tiba, kami ingin menuntaskan salah satu wishlist kami di Malang: makan Bakso Malang! Kami memilih Bakso President yang terkenal karena enak, dan unik karena lokasinya persis di sebelah rel kereta api. Bayangin deh, semangkok bakso hangat dengan hawa dingin Malang. Nikmat tiada tara!  ๐Ÿ˜‹

Oh iya, ngomongin soal keberangkatan, kami punya rencana naik kereta api Jayabaya dengan asal Stasiun Poncol Semarang menuju Stasiun Malang. Memang sengaja memilih executive biar lebih nyaman dengan durasi perjalanan 7 jam lamanya. Pesan tiket keretanya? pasti lah di aplikasi Traveloka!
Aplikasi biru ini emang udah langganan kami banget, karena selain sat-set gampang pesennya, tampilan halamannya enak diliat. Proses bayarnya itu loh, cepet dan langsung terkonfirmasi. User-friendly banget!

NAH, ini sih bagian yang menarik! Kalo kamu pikir Traveloka cuma bisa pesan hotel, tiket kereta api atau tiket pesawat, kamu pasti kudet alias kurang update. Sekarang Traveloka bisa sewa mobil loh (tanpa driver maupun pakai driver). Ini juga salah satu rencana kita saat di Malang tiba: sewa mobil sendiri! itung-itung sambil ngerasain mobilan di Kota Malang. ๐Ÿ˜‰
Kalo menurutku asyiknya sewa mobil di Traveloka itu: bisa pilih jenis mobil sendiri (disesuain sama budget), ada pilihan tanpa driver (dengan syarat harus udah punya SIM A), dan mobilnya bisa diantar atau dijemput sesuai keinginan kita! (ada tarif tambahannya tapi masih terbilang murah kok)

Kami berdua sempat bandingkan budget transportasi untuk hari pertama ini antara pakai taksi online vs sewa mobil di Traveloka. Hasilnya beda tipis-tipis! Jadilah kami memilih sewa mobil sehari karena bakal lebih efisien dan nggak perlu repot pesan taksi online ✌, mengingat titik tujuannya banyak! 


Destinasi wisata pertama kami adalah mampir ke kampung dengan konsep pelangi yang colorful. Yap, kampung yang disulap jadi tempat warna-warni yang menggemaskan ini. Tiketnya cuma 5 ribu rupiah loh, dengan suguhan pemandangan unik gini. Kayaknya kami berdua bakal banyak hunting foto sih, banyak spot-spot yang instagramable soalnya ๐Ÿ˜

Next, untuk penginapan di hari pertama
kami memilih hotel ini....

MaxOne Ascent Hotel Malang

Selain harganya terjangkau (apalagi kalo harganya di split berdua), hotel ini punya kamar yang nyaman dan fasilitasnya terbilang lengkap. Terus nih, hotel ini menarik karena punya rooftop dengan pemandangan langsung menuju gunung! (coba liat, pas sunset keliatan keren!) ๐Ÿ˜— 

Nah, buat sobat-sobatku yang galau memilih hotel di Traveloka, berikut kami kasih beberapa tips versi kami yang bisa bermanfaat ketika kamu mau staycation:
Pertama, pilih hotel yang punya bintang tinggi (8 ke atas lah ya) dan review-nya bagus-bagus. Jangan lupa aktifkan filter "most recent" di bagian sort by biar kita tahu pengalaman mereka menginap hotel baru-baru ini. Baca baik-baik dan jadikan penilaianmu~

Kedua, carilah harga hotel dengan tampilan kalender seperti di atas. Jauh lebih gampang sewaktu memilih harga yang murah loh. Kalo beruntung, kamu bisa dapet promo menarik! Ketiga, cari hotel yang lokasinya nggak jauh-jauh dari destinasi wisata. Gimana, tips dari kami? Ramah di kantong kan? ๐Ÿ˜Ž


Hari kedua kami memutuskan ikut nge-trip Bromo Tour dari liat matahari terbit sampai menjelajahi kawasan-kawasan di Bromo. Lalu malamnya pergi ke Alun-Alun Batu dan berburu kuliner di Pasar Laron yang lokasinya nggak jauh dari alun-alun. Temen-temen kami juga bilang, "pokoknya ke Batu harus incip ketan yang legendaris sama Susu Ganesha!". Siap berangkat bos!

Kalian udah tau soal Xperience di Traveloka belom? itu loh, fitur yang menggabungkan traveling dengan gaya hidup. Contohnya kayak tiket masuk atraksi, tiket tur, spa, bahkan event juga ada. Nah, kali ini kami memilih tur "Sunrise at Gunung Bromo" di Xperience Traveloka. Uhuy~
Enaknya pesen di sini itu: ada potongan harga (lumayan sampe 70 ribu!), itinerary yang jelas, bisa antar jemput di lokasi manapun tanpa tambahan biaya (asalkan masih di area Kota Malang ya gengs), dan mostly ulasannya memuaskan. Dengan harga segitu, worth to try banget lah ini.

Setelah paginya puas menikmati kawasan Gunung Bromo, sorenya kami memutuskan main ke Museum Angkut! Sama kayak tur Bromo, kami beli tiketnya di Xperience Traveloka juga (ada potongan harga lagi euy, mayan!)
Karena katanya museum ini luaaaas banget, kami menyiapkan waktu dari jam setengah 3 sore sampai 7 malam. Pokoknya harus mengelilingi semua spot tanpa ada yang terlewat hihi. Oh iya, temen kami juga merekomendasikan untuk prepare di Gengster Town jam 5 sore karena bakal ada atraksi seru di kawasan museum. Wah, makin penasaran! ๐Ÿ’ƒ

Soal penginapan, di hari kedua kami memilih 
resort dengan nuansa tradisional ini....

Maniva Particael Resort

Kalo diliat-liat, konsep hotel ini unik: mengusung desain kamar tradisional yang dipadukan sama alam yang asri. Bahan materialnya mostly dari kayu dan bambu. Cocok banget untuk healing santai, pasti bakal nyaman nih apalagi hawa Kota Batu yang sejuk. Keren kan? ๐Ÿ˜Ž


Di hari ketiga ini temanya adalah... FUN TIME alias mau seru-seruan nyobain sebanyak-banyaknya wahana yang ada di Jatim Park 3 dan Batu Night Spectaculer. Kami berdua bahkan sempet bikin tantangan buat nyobain permainan ekstrim, yang kalah bakal traktir makan malam hihihi... ๐Ÿ˜„

Nah, untuk tiketnya kami bakal pesan di Xperience Traveloka dan ambil yang "Jatim Park 3 Pass Package" biar bisa masuk ke semua wahana. Enaknya pakai tiket ini udah bisa sepuasnya foto-foto di "The Legend Star" yang di dalamnya ada banyak patung lilin artis terkenal di seluruh dunia. Wah, jadi bayangin Madame Tussauds yang ada di Bangkok!

Selain itu bisa masuk ke "Museum Musik Dunia" yang berisi semua tentang instrumen dan genre musik dari seluruh dunia. Nggak sampai di situ, kita juga bisa melihat dinosaurus pra-sejarah di "The Dino Park" dan main-main game atraktif di "Fun Tech Plaza". Seru kan? ๐Ÿ˜

The night is still young, dan malamnya lanjut main ke Batu Night Spectaculer! Sewaktu berdiskusi, kami kompak bilang kalo tempat ini bisa buat nostalgia. Kami sama-sama jarang banget ke taman bermain seperti ini, bahkan bisa dihitung jari. ๐Ÿ‘Œ

Kami punya rencana untuk naik bianglala, pengen lihat pemandangan Kota Batu dari atas. Kami juga bikin tantangan lagi untuk masuk ke wahana Rumah Hantu dan "Witch Castle" yang katanya di sana seserem itu. Ah elah, siapa takut! ๐Ÿ˜Ž


Di hari keempat ini kami berkunjung ke tempat wisata yang pengeeen banget kami kunjungi! Bahkan saking pengennya nih, kami meluangkan waktu seharian biar bisa puas muter-muterin kawasan ini. Tebak dimana? Jawabannya Jatim Park 2! Di dalamnya bakal ada Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan Eco Edu Green Park. Nggak sabar ketemu binatang-binatang yang gemes! ๐Ÿˆ๐Ÿ’๐ŸŽ๐Ÿ…๐Ÿฆ๐Ÿง

Kami rencananya mau ambil tiket bundle Jatim Park 2 di Xperience Traveloka. Satu tiket bisa untuk masuk tiga wahana yang sudah aku bahas sebelumnya. Kata teman kami, Jatim Park 2 ini sangaaaat luas dan kalo capek bisa sewa sepeda untuk berkeliling. Ada banyak atraksi binatang yang lucu juga!

Fun Fact: di dalam Jatim Park 2 ada sebuah hotel dengan
konsep pohon raksasa. Udah tahu belum? ini loh....

Pohon Inn Hotel

Dilihat dari bentuk bangunannya aja udah menarik banget! Bayangin deh, tidur di dekat binatang-binatang menggemaskan ini. Bahkan, kata temen kami yang pernah menginap di situ, saat malam hari bisa dengerin auman harimau dan kicauan burung. Aih, seketika bulu kuduk berdiri. Takut tapi penasaran banget! ๐Ÿ˜ฑ



Liburan kami berakhir di hari kelima. Saat pagi hari kami sudah harus berangkat dari Batu ke Malang. Tak lupa mampir ke toko oleh-oleh untuk membeli makanan khas Malang yang enaknya kebangetan: Strudel Malang! ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹

Kami berdua sama-sama suka Strudel Malang. Rasa asem dari apel hijau dipadukan rasa manis gula, ditambah tekstur rotinya yang crispy di luar dan lembut di dalam. Yummy! Rencananya kami bakal beli banyak buat oleh-oleh keluarga kami masing-masing.

Sama seperti keberangkatan, untuk kepulangan kami berencana pesan tiket kereta api Jayabaya lagi dengan kelas executive. Dan itulah rencana liburan impan kami di Malang dan Batu. Udah ada bayangan kan bakal seseru apa liburan kami kali ini? ๐Ÿ˜€


Sebuah impian tanpa adanya realisasi akan berakhir cuma wacana aja. Untuk itulah kami benar-benar menyusun itinerary ini dengan serius biar makin semangat untuk mewujudkan liburan impian kami di Malang dan Batu. Berikut beberapa tips dari kami untuk liburan kali ini:


Nah, itu dia cerita panjaaaang kami tentang liburan paling berkesan sampai rencana dan itinerary liburan kami selanjutnya. Semoga tulisan (yang proses nulisnya seru banget ini) bisa bermanfaat buat kamu yang sedang baca. Terima kasih sudah mampir!

Pesan dari kami: setiap liburan itu jangan dipaksakan ya guys. Pastikan sesuai dengan kemampuan budget dan waktu yang kita punya. Seperti contohnya liburanku dan temanku ini, yang sepakat dibikin semurah mungkin, efisien waktu, tapi dapat banyak pengalaman seru. Pastikan juga kamu rencanakan liburan di Traveloka ๐Ÿ‘Œ

Liburan itu harus happy. Setiap orang tentu punya cara liburan dengan kesenangannya masing-masing. Tetap ikuti suara hati kamu dan pilih caramu sendiri untuk liburan, pokoknya selalu #LifeYourWay ya! ๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ’™

19 komentar

  1. Enggak bisa dipungkiri kalau travelling itu ingin buat konten juga, apapun itu karena bakalan jadi momen yang menyenangkan dan enggak bisa dilupain. Wah seru nih bisa liburan ke Yogya, soal liburan memang traveloka solusinya.

    BalasHapus
  2. Ihh seru banget ik huhu jadi pengen ikut traveling bareng kalian

    BalasHapus
  3. Pohon Inn Hotel emang unik sih, btw Dawet Ayu Boyolali-sebelah mana Mas? Yang depan kabupaten lama bukan sih?

    BalasHapus
  4. Seru banget sih traveling story nya, bikin meng deh. Palagi ilustrasinya entertain banget... Juara deh!

    BalasHapus
  5. Ya ampun, saya hampir lupa kasih komentar saking asyik bolak balik lihat semua gambar dan animasinya. Keren banget sih semuanya itu ... Saya juga belum pernah ke Batu. Jadi mupeng juga deh
    Hehehe

    BalasHapus
  6. Mantab mas punya partner sefrekuensi yang bisa diajak ngelencer kemana-mana. Pengen banget kaya gitu, dari Jogja-Boyolali langsung ke Malang. Sip, ditunggu kisah selanjutnya

    BalasHapus
  7. Wah.. Lengkap banget itinerarynya. Aku pernah jalan-jalan ke Batu. Tapi baru sempat ke BNS doang. Terus alun-alun Batu. Diajak ngicipin ketan legendaris. Dan emang beneran enak. Nggak salah emang kalau dibilang legendaris.

    BalasHapus
  8. Hehehe... duo remaja jompo mesti siapin stamina buat explore Malang dan Batu, apalagi mau sampai ke Bromo juga. Batu sekarang sudah nggak sedingin dulu, tapi memang tetap menarik buat dikunjungi.

    Kalau menurut saya, Bakso presiden soal rasa B aja sih, yang dicari itu sensasinya aja, apalagi kalau pas makan di sana pas ada kereta lewat.

    BalasHapus
  9. Seru seru semuanya, kereeeen
    Masuk nominasi, nih, aamiin...

    Btw aku pernah sekali ke Batu dan main ke jatim park dan musem angkut. Kalau disuruh milih liburan dimana, aku bakalan pilih Batu lagi deh

    BalasHapus
  10. asyik yaa bisa traveling bareng sahabat, budgetnya bisa lebih murah dibanding solo traveling

    BalasHapus
  11. kerennnnn
    liburan di Indonesia sekeren ini
    dan yang bikin terheran-heran Mas Handiko jadi abdi dalam keraton Surakarta hadiningrat
    Salutttt.....semoga semakin banyak yang peduli untuk melestarikan warisan leluhur ini

    BalasHapus
  12. Emang bener ya Mas. Untuk mengetahui seseorang dan bagaimana kita bisa tune-in ke orang tersebut salah satunya adalah melalui kegiatan traveling. Mengasah kekompakan juga melatih bonding yang bisa tercipta satu sama lain.

    List yang ditulis di atas semua adalah wish list saya Mas Diko. Pengen banget deh explore semua tempat yang ada di list ini. Jogyakarta dan Malang. Duuhh kapan ya bisa kembali kesana?

    BTW, blog nya Mas Diko tambah keren deh. Seneng banget ngeliatnya. Apalagi ditambah dengan gambar yang bisa bergerak-gerak, font dan pengaturan foto yang apik.

    BalasHapus
  13. Paket lengkap nih persiapan travelingnya ke Malang. Apalagi infografisnya cakep Mas..
    Semoga terwujud ya perjalanannya yang menyenangkan. Pokoknya ditunggu ceritanya nih, di Malang dan Batu ada apa aja yang terbarunya

    BalasHapus
  14. Impian liburan bisa diwujudkan dengan Traveloka karena pilihan hotel dan tempat hiburan juga banyak dan bisa milih akomodasi pilihan

    BalasHapus
  15. Malang jadi wishlistku juga nih, tahun kemarin hanya sehari disana Dan kurang dong, wkwkwk. Izin save itinerarynya buat next kalau pas ke Malang ya.

    BalasHapus
  16. Kreatif banget! Effort yang keren bikin postingan ini. Gambar2nya ciamik. Berasa baca majalah. Semoga suatu hari bisa kesampaian naik gunung dan cerita pengalaman ke gunungnya ya kak! Saya juga jadi penasaran, gimana ceritanya bisa dan jadi abdi dalem? Apakah masih? Akhir kata, semoga liburan ke Batu bareng Traveloka bisa terlaksana ya!

    BalasHapus
  17. Suka sama foto - fotonya nih yang bikin semangat bacanya, memang sih Traveloka ini the best banyak pilihan hotelnya juga. HArganya pun ciamik

    BalasHapus
  18. Sangat terkesan dengan tulisan ini, jadi membawa atmosfir ingin holiday juga ๐Ÿ˜„....semoga kita bisa ikut merasakan juga nih..semangat..

    BalasHapus
  19. keren banget kak hingga dilantik menjadi Abdi Dalem di Keraton Surakarta Hadiningrat, selamat!!

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, link hidup akan dihapus. Terimakasih sudah membaca :)